Friday, March 10, 2017

Kisah Kesah

Ha to the lo. Hallo.

Tulisan terakhir di blog ini ditulis pada Februari 2016. Satu tahun lalu. Gue emang udah jarang nulis, jarang banget. Gatau kenapa. Tidak ada hal menarik di dunia ini. hm

Jadi, ceritanya adalah baru-baru ini gue test mbti-an lagi kan. Berapa tahun lalu ( dua kalau gak salah), dari tes itu gue adalah seorang INTP. INTP apaan? Google aja lah ya.
Nah, beberapa minggu lalu, gue iseng aja tes lagi kan di internet eh dapat hasil INFP-T. Apa itu INFP? Google lah.

Terus gue merasa.... wah this is so me. Dan ternyata mungkin aja emang kalau hasil tes beda-beda. ywdl ya
Sebenernya, tau karakteristik diri sendiri itu sangat ngebantu buat mengerti diri sendiri dan menentukan karir yang sesuai. Kayaknya.
Denger-denger, di suatu negara (gue lupa apaan) ada test mbti untuk rekrutmennya. Wah ya kan jadi sesuai kalo dia mau hire orang. Profiling gak sih namanya tuh. Kalo di Indonesia tesnya masih yang begitulah. Tapi ada juga sih yang pake personality test gitu. Biar pas dan sesuai. Oh iya kalo mau kerja untuk negara juga harus pake tes kesehatan mental yang sampe ratusan pertanyaan itu lho. 

Dan berkat nonton sister slamdunk, jadi tau kalau beberapa agency udah pake mbti untuk ngetest trainee nya. Terus seberapa pentingnya buat gue tau kalau trainee juga mbti-an? Gak penting-penting amat sih ya. haaaaaa

Udah gitu aja.
Saat ini gue lagi tertarik untuk mendalami... gak ada. Gue lagi pengen fokus supaya kaki napak bumi aja. Sederhana kan? Tolong ingatkan gue untuk napak ke bumi.


K

Tuesday, February 16, 2016

In a pond

Halo 2016!

Dan... udah bulan Februari. Yasudah.
Aku mau cerita apa ya. hahaha

Barusan aku baca gimana caranya jadi content writer yang baik. ha ha ha Isinya bagus aja. Isinya tips yang amat berguna yang kadang emang terlewatkan dalam pikiran gue. Aku udah bookmark alamatnya, jadi kalau lupa, aku harus baca itu biar kembali ke jalan yang benar.

Kok aku jadi pakai aku...
Hmm

Sebulan lalu, ketika gue menunaikan kewajiban untuk mencari pekerjaan yang bener, gue agak tertohok karena gue nulis gue suka menulis karena katanya, "menulis itu hal kreatif loh, sedangkan pekerjaan ini saklek, rutin, ya gitu-gitu aja isinya."
Terus aku terdiam. Aku bilang aja, "Aku bisa. Sama saja kan kerjanya depan komputer jugaaaaaa"
Tentu aja jawabnya gak kayak gitu sih, lebih halus dan sopan (menurut gue). Terus diterima gak? Enggak. ha ha ha Sudahlah.
Mbaknya tahu kalau aku gak sesuai disana. Yaudah. Kita cari lagi.

Gara-gara itu, gue pun mulai menulis lagi. Ya paling enggak, gue mulai menyampaikan opini gue secara online lagi meskipun nulisnya di akun alter gue. Gue mulai membiasakan diri menulis lagi biarpun isinya masih sering curahan hati, tapi setidaknya gue udah mulai terbuka untuk menyampaikan opini gue tentang ini dan itu. Topiknya enggak berat seputar negara atau ekonomi, tapi.... daripada enggak nulis sama sekali. Ya kan?!

Gue mulai membangun kembali mimpi-mimpi gue yang gue buat saat masa sekolah dulu. Ya gue kan emang orangnya pemimpi dan labil. Jadi  bulan lalu sampai awal bulan ke-2, gue mulai membangkitkan semangat menulis dan semangat kalau gagal ya gak apa-apa coba lagi pantang nyerah. Menulis untuk diri sendiri dulu, enggak perlu dipaksakan. Kalau gue ingin menulis, pasti gue menulis. Gue berpikir, mari kembali ke 0, seperti saldo di rekening. Maka gue mulai untuk membangun hidup gue lagi. Mulai semuanya lagi, lupakan tahun 2015. ha ha ha ha

Orang gak tahu apa yang ada dipikiran gue sebenernya, ada berjuta-juta cabang didalam pikiran gue yang gak bisa gue jelasin. Gue pun enggak akan mau menjelaskan.


Temen gue sering nanya, "Kapan buku lo terbit?"
Gue jawab, "2020."
Dan sekarang udah 2016. Gue harus kerja keras kalau itu mau tercapai. Buat diri gue sendiri, bukan buat orang lain.
Setidaknya, gue punya satu tujuan jelas yang ingin gue capai. Sisanya? Masih dalam proses pencarian.
Semoga gue segera menemukan apa yang gue cari.

Dan... bener artikel yang bilang kalau kelamaan menganggur bisa merubah kepribadian. ha ha ha

K.